karir di digital marketing

Cara Memulai Karir di Bidang Digital Marketing

Digital marketing menjadi bidang yang belakangan ini sedang naik daun. Dengan perkembangan media digital yang mengalami perkembangan pesat, proses pemasaran juga ikut menggunakan internet. Dengan menggiurkannya bidang ini, sayang rasanya jika Anda tidak mencoba karir di digital marketing.

Jangan salah, digital marketing bukan hanya sekedar menulis caption serta mengunggah foto di sosial media. Namun, karir ini memerlukan kemampuan teknis dan analisis agar dapat menerapkan strategi marketing yang tepat. Lebih menariknya lagi, bidang karir pada digital marketing tidak bergantung pada gelar akademis, sehingga dapat dijalankan oleh siapa saja yang telah menguasainya.

Langkah Memulai Karir di Digital Marketing

Bila Anda ingin memulai karir pada bidang digital marketing, berikut langkah yang dapat dilakukan, antara lain:

1. Miliki Keinginan untuk Belajar

Dunia industri digital tumbuh dengan sangat cepat, sehingga persaingan yang berada di dalamnya juga berjalan menjadi semakin ketat. Mereka yang berada di dalam, industry digital diharapkan selalu belajar hal baru.

Oleh sebab itu, belajar merupakan hal wajib yang harus dilakukan calon digital marketer. Jika tidak memiliki keinginan belajar, akan sulit mengembangkan dan memenangkan persaingan. Bahkan kemampuannya juga akan mentok serta tidak relevan dengan pasar.

2. Mulai Membaca

Bila Anda baru ingin masuk dalam pekerjaan digital marketing, jangan sampai malas belajar. Salah satu cara untuk mempelajarinya adalah dengan membaca. Digital marketing pada dasarnya merupakan bidang yang terbuka. Di bidang ini, Anda dapat belajar dari sejumlah artikel yang tersedia dengan gratis atau mengikuti seminar berbayar. Untuk permulaannya, Anda dapat mempelajari pengetahuan dasar yang berada di bidang ini.

Baca juga: 7 Bisnis Rumahan yang Menguntungkan bagi Pemula

Kemudian, setelah mempelajari pengetahuan dasar, Anda bisa membuat dirimu familiar dengan sejumlah istilah yang berada di dalam dunia digital marketing. Anda harus mengetahui cakupan dari industri ini, termasuk mengenai SEO atau Search Engine Optimization, content marketing, marketing funnel, growth hacking, affiliate marketing dan yang lainnya.

3. Update Pengetahuan

Perlu diketahui, digital marketing adalah industri yang berkembang begitu pesat. Mungkin, teknik yang kita gunakan tahun ini bisa tidak relevan sampai 3 tahun mendatang. Oleh sebab itu, lakukan pembaruan ilmu yang dimiliki serta ketahui update perkembangan berita yang berkaitan dengan dunia digital marketing.

karir di digital marketing

Anda dapat terus mengikuti perkembangan mengenai Facebook dan Google, karena perusahaan ini sering memperbarui algoritma kemudian mengembangkan platform untuk memudahkan marketing yang digunakan oleh merek-merek besar.

4. Pahami Serba-serbi Mengenai Analitik

Saat ingin memulai karir di digital marketing, jangan lupa memahami cara kerja serta seluk beluk analitik. Digital marketing tidak hanya sekedar mengunggah postingan dan menulis seperti yang sudah dikatakan di awal.

Namun, digital marketing juga melakukan analisa serta mengevaluasi performa digital berbentuk laporan. Bahkan digital marketing juga membuat kita harus melihat secara keseluruhan, dan melihat banyak data. Oleh sebab itu, pastikan memahami dasar-dasar metric media sosial serta Google Analytics.

5. Semakin Perluas Koneksi

Jangan lupakan masalah koneksi. Anda dapat bergaul bersama dengan orang-orang yang telah ahli dalam bidang digital marketing. Hal ini bukan hanya untuk membuka kesempatan baru, namun mereka yang ahli di bidangnya dapat dijadikan sebagai mentor agar dapat mengasah kemampuan.

Untuk memperluas koneksi, salah satu cara yang dapat Anda lakukan adalah menghadiri sejumlah konferensi atau seminar yang diselenggarakan oleh institusi.

6. Ciptakan Portofolio Sendiri

Di bidang apapun, teori memang harus dikuasai, namun jika sudah mendapatkan pekerjaan digital marketing, Anda akan lebih banyak melakukan praktek. Untuk melihat seberapa besar Anda menyerap teori yang dipelajari, Anda dapat melakukan praktek langsung.

Lakukan praktik langsung dengan menciptakan project sendiri, contohnya seperti membuat blog. Kemudian tes serta coba teori yang ingin Anda ketahui efektivitasnya contohnya seperti SEO, pay per click, content marketing dan lainnya.

Baca juga: Apa Itu Neuromarketing? Pahami Konsep Utamanya!

Dengan adanya praktik langsung ini, Anda akan lebih memahami cara kerja serta adaptasi teori dengan menggunakan sejumlah tools yang relevan.

7. Perbanyak Portofolio

Setelah sekali dua kali mencoba bidang digital marketing, Anda dapat membuat portofolio lebih banyak lagi. Adanya portofolio menjadi bukti jika Anda cakap dalam bekerja. Portofolio dapat dianggap sebagai history maupun daftar project yang sudah pernah dikerjakan. Bahkan, portofolio menjadi wujud nyata serta keahlian yang Anda yakini selama ini.

karir di digital marketing

Bila semakin banyak portofolio yang dimiliki, Anda bisa semakin percaya diri. portofolio menjadi hal yang penting bagi mereka yang benar-benar ingin menjalani karir di bidang digital marketing.

8. Ikuti Trend Terkini

Sebagai digital marketer, Anda akan dituntut untuk selalu mengikuti trend terkini, dan mengetahui apa saja yang terjadi di dunia. Bahkan, Anda juga harus selalu terhubung dengan orang yang menjadi influencer pada bidang bisnis.

Tidak hanya sampai di sini, Anda juga harus memahami apa saja yang terjadi pada teknologi tersebut. Platform seperti Facebook, dan Google menjadi platform yang harus dipelajari sekaligus diikuti perkembangannya.

Dengan mengikuti trend terkini, kemampuan yang Anda miliki akan selalu relevan dengan apa yang saat ini menjadi trend. Anda dapat mengikuti perkembangan bidang ini di blog, atau di website yang khusus membahas mengenai digital marketing.

9. Miliki Sertifikasi

Jangan salah, meskipun terlihat sangat sepele, namun adanya sertifikat begitu penting untuk kehidupan karir. Hal ini disebabkan karena profesi digital marketing belum terdapat sekolah khusus yang menjadi tanda seseorang profesional pada bidang tersebut.

Contohnya saja seperti guru, dapat berkuliah di bidang pendidikan dan yang lainnya. Dalam bidang digital marketing, sertifikat yang dimaksud adalah sertifikat yang relevan dengan pekerjaan digital marketing yang Anda lakukan.

Baca juga: 11 Program dan Aplikasi yang Membantu Rutinitas Pekerja WFH

Semisal Anda memperoleh pekerjaan seperti PPC spesialis, Anda harus memiliki minimal satu sertifikasi yang berasal dari Google AdWords. Atau Anda ingin memiliki profesi sebagai Social Media Specialist, Anda harus mendapatkan sertifikasi yang berasal dari Facebook.

Sebenarnya, sertifikasi ini bukan menjadi hal yang wajib, karena kemampuan atau skill menjadi hal yang utama dalam bidang ini. Namun, jika mampu memilikinya sekaligus ahli pada bidang tersebut, tentu dapat menjadi nilai tambah.

10. Cari Pengalaman Menjadi Freelancer atau Magang

Bekerja dengan gratis atau memperoleh gaji yang kecil mungkin terdengar tidak terpikirkan oleh banyak orang. padahal, ini menjadi cara yang dapat membuat Anda memperoleh pengalaman serta kesempatan untuk membangun portofolio.

Anda dapat menawarkan jasa secara gratis di perusahaan yang memerlukan bidang digital marketing contohnya seperti membuat postingan di media sosial, copywriting iklan dan yang lainnya.

karir di digital marketing

Bila hal ini terdengar merugikan, Anda dapat mencoba menawarkan uji coba gratis ke klien kemudian memasang harga jika klien yang Anda miliki memutuskan bekerjasama. Dan jika Anda merasa memiliki cukup ilmu untuk berkarir di digital marketing, sekarang sudah saatnya untuk melamar sejumlah pekerjaan pada bidang digital marketing.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kinan Nadila

Author

Kinan Nadila telah berkecimpung di dunia digital marketing sebagai Marketing Specialist PRable Indonesia selama 3 tahun. Kecintaannya pada bidang bisnis membuat Kinan terus menggali potensi dan meningkatkan kemampuannya untuk membantu para pebisnis lain mencapai kesuksesannya secara online.